Rabu, 26 Februari 2014

Makna lagu Losing my religion dari R.E.M



Oh, life is bigger
It's bigger than you
And you are not me
The lengths that I will go to
The distance in your eyes
Oh no, I've said too much
I set it up

(chorus)
That's me in the corner
That's me in the spotlight, I'm
Losing my religion
Trying to keep up with you
And I don't know if I can do it
Oh no, I've said too much
I haven't said enough
I thought that I heard you laughing
I thought that I heard you sing
I think I thought I saw you try

Every whisper
Of every waking hour I'm
Choosing my confessions
Trying to keep an eye on you
Like a hurt lost and blinded fool, fool
Oh no, I've said too much
I set it up
Consider this
Consider this
The hint of the century
Consider this
The slip that brought me
To my knees failed
What if all these fantasies
Come flailing around
Now I've said too much
I thought that I heard you laughing
I thought that I heard you sing
I think I thought I saw you try

But that was just a dream
That was just a dream

(repeat chorus)
But that was just a dream
Try, cry, why try?
That was just a dream
Just a dream, just a dream
Dream

Losing my religion itulah judul lagu dari R.E.M kegagakan agamaku kehilangan keimanan yah entah apa makna yang sesungguhnya.......
oh life, is bigger, bigger than you and you are not me..
                Siapapun tahu jika hidup lebih besar daripada manusia, tetapi kadang kita melupakan adanya Tuhan dan kehidupan, adanya hidup dan tentang adanya balasan yang setimpal dengan apa yang kita lakukan. kadang kita tidak sadar atau tidak peduli dengan apa yang kita lakukan terkadang kita mencoba hal-hal yang justru makin membuat Tuhan marah semisal mencuri, berjudi, mabuk, seks bebas, narkoba dan lain sebagainya hal itu dilakukan hanya sebatas ingin tahu atau mencoba saja padahal orang tua kita, guru kita, dan orang-orang yang peduli dengan kita sudah memberikan nasehat yang baik dan mencoba untuk tetap membuat kita terekam dan sadar dengan hal-hal yang positif. seringkali rasanya kita selalu berpikir sebagai orang yang peduli dan berusaha membuat orang yang kita cintai menjadi lebih baik kenapa? padahal saya sudah terlalu banyak memberikan nasehat padanya, tetapi kenapa rasanya itu belum cukup, dan dia tidak peduli?
                 Coba bayangkan jika kita yang menjadi seperti mereka, lihatlah foto para pejuang, foto para agamawan, bahkan gambaran orang suci, foto para tokoh sosial yang selalu dipajang di rumah lihatlah mereka berjuang demi kita untuk memberikan yang terbaik bagi kita, tapi kenapa? itu seolah tidak kita pedulikan perjuangan-perjuangan mereka lihatlah guru dan orang tua kita yang selalu memberikan bimbingan yang baik namun malah seringkali kita dari depan atau belakang menertawakan mereka. dan untuk para pemerintah lihatlah rakyat yang bernyanyi untukmu namun seolah tak dipedulikan apakah itu semuanya belum cukup?!
            Tidak sedikit pula orang yang sudah berusaha keras ingin membuat orang yang dicintainya akhirnya lama kelamaan jadi kehilangan iman/keyakinan/agama yang dia anut dirinya yang mula-mula percaya bahwa tuhan selalu berdiri dalam kebenaran akhirnya lama-kelamaan akan kehilangan imannya dirinya merasa agamanya telah gagal ya kegagalan agamaku! bahkan tanpa disadari akhirnya rasa takutnya membisikkan sesuatu bahwa agama yang dia anut selama ini adalah salah dan akhirnya mempunyai pengakuan menjadi orang yang atheis padahal bisikan-bisikan itu timbulnya dari dalam diri sendiri akibat kehilangan keyakinan karena berpikir bahwa dirinya sudah melakukan hal baik namun selalu gagal dan tidak dipedulikan.
             Jika benar kita telah membuat orang yang mempedulikan kita kehilangan keimanannya itu berarti kita telah melakukan dosa yang besar itu menurut pandangan saya, tapi tak sedikit pula yang tetap berusaha memberikan nasehat walaupun dirinya menganggap dirinya tak lebih sekedar orang bodoh yang semakin membutakan orang bodoh pula. apakah kita harus menunggu Tuhan menghukum kita dulu baru kita memahami dan mempraktekkan nasehat-nasehat orang yang peduli kepada kita? ingat kita bukan orang-orang terdahulu yang telah menerima hukuman akibat mengabaikan ajaran dan bukan pula orang-orang yang bahagia karena menerimanya, kita adalah generasi emas yang sudah diberikan banyak contoh oleh Tuhan tentang baik dan buruknya perbuatan dan balasan setimpal yang akan diterima begitu banyak contoh orang-orang yang rugi akibat tidak mau menerima nasehat dan orang yang berbahagia karena mau menerima nasehat tersebut lalu kenapa kita tidak mencontoh yang baik saja?
              Apakah benar ini adalah isyarat abad tentang akhir dunia ini? apakah ini semua hanya mimpi saja, atau ini semua adalah ujian dari Tuhan? kita sudah mencoba menasehati, memberi pendidikan yang baik hingga menangis tetapi kenapa mereka masih mencoba melakukan hal-hal yang dibenci oleh Tuhan hanya karena ingin mencoba, ingin tahu, dan penasaran saja?, apakah ini adalah ujian atau hanya mimpi?, kita tidak tahu itu
Lagu Losing my relegion dari R.E.M ini berada di urutan ke 23 lagu terbaik abad 20 buat 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar